Lantai Kayu Parket Bali

5 Perbandingan Decking kayu dan WPC, Simak disini!

Perbandingan Decking Kayu dan WPC

Dalam dunia desain eksterior, decking menjadi salah satu elemen penting untuk mempercantik area outdoor seperti teras, taman, balkon, hingga area kolam renang. 

Dua jenis decking yang paling sering dibandingkan adalah decking kayu solid dan decking WPC (Wood Plastic Composite). 

Keduanya sama-sama memiliki fungsi serupa, namun menawarkan karakter, keunggulan, serta kekurangan yang berbeda.

Artikel ini akan membahas secara lengkap Perbandingan Decking Kayu dan WPC, mulai dari material, bentuk dan ukuran, warna dan tekstur, berat produk, hingga perbandingan harga. 

Dengan memahami perbedaan ini, Anda bisa menentukan pilihan terbaik sesuai kebutuhan dan anggaran. Pembahasan ini juga akan menyoroti sudut pandang WPC vs Decking Solid secara objektif.

1. Perbedaan Material Decking Kayu dan Decking WPC

Perbandingan Decking Kayu dan WPC

Decking Kayu Solid

Decking kayu solid terbuat dari kayu alami utuh tanpa campuran bahan sintetis. Jenis kayu yang umum digunakan antara lain kayu Ulin, Bengkirai, Merbau, dan Jati. 

Material ini dikenal memiliki kekuatan alami, daya tahan tinggi terhadap beban, serta tampilan yang eksklusif karena setiap papan memiliki serat kayu yang unik. 

Namun, karena berasal dari alam, decking kayu membutuhkan perawatan rutin agar tetap awet di area outdoor.

Decking WPC (Wood Plastic Composite)

Decking WPC merupakan material komposit yang terbuat dari campuran serbuk kayu, plastik, dan bahan aditif khusus

Material ini dirancang untuk meniru tampilan kayu sekaligus meningkatkan ketahanan terhadap air, rayap, dan perubahan cuaca. 

Dalam Perbandingan Decking kayu dan WPC, WPC unggul dari sisi kestabilan material karena tidak mudah memuai, melengkung, atau retak seperti kayu solid.

Baca Juga : Harga Decking Terbaru

2. Perbandingan Bentuk dan Ukuran

Bentuk & Ukuran Decking Kayu Solid

Decking kayu solid umumnya berbentuk papan persegi panjang dengan ketebalan dan lebar yang bervariasi, tergantung jenis kayu dan pabrikan. 

Ukuran decking kayu cenderung fleksibel karena dapat disesuaikan dengan kebutuhan proyek. Selain itu, decking kayu biasanya memiliki alur (groove) di permukaannya untuk membantu aliran air dan mencegah licin.

Bentuk & Ukuran Decking WPC

Decking WPC diproduksi dengan ukuran yang lebih seragam karena melalui proses pabrikasi modern. Panjang, lebar, dan ketebalan relatif konsisten, sehingga pemasangan terlihat lebih rapi dan presisi.

Dalam konteks WPC vs Decking Solid, WPC unggul dari segi keseragaman bentuk, sedangkan decking kayu lebih fleksibel untuk custom desain.

3. Perbandingan Warna dan Tekstur

Warna & Tekstur Decking Kayu

Decking kayu solid menawarkan warna alami yang khas, mulai dari cokelat muda hingga cokelat gelap dengan variasi serat yang tidak bisa ditiru sepenuhnya oleh material buatan. 

Tekstur kayu terasa lebih natural dan hangat, memberikan kesan alami yang kuat pada area outdoor. Namun, warna kayu dapat berubah seiring waktu jika tidak dilapisi finishing secara berkala.

Warna & Tekstur Decking WPC

Decking WPC hadir dengan pilihan warna yang lebih konsisten seperti cokelat, abu-abu, atau charcoal. Teksturnya dibuat menyerupai serat kayu, meskipun terasa lebih halus dan seragam. 

Dalam Perbandingan Decking kayu dan WPC, WPC lebih unggul dari sisi kestabilan warna karena tidak mudah pudar, sementara decking kayu unggul dalam hal keaslian tampilan.

4. Perbandingan Berat Produk

Perbandingan Decking Kayu dan WPC

Berat Decking Kayu Solid

Decking kayu solid umumnya memiliki bobot yang cukup berat, terutama jika menggunakan kayu keras kelas atas seperti Ulin atau Merbau. 

Berat ini menjadi keunggulan karena decking terasa lebih kokoh dan stabil saat digunakan. Namun, bobot yang berat juga membuat proses pengangkutan dan pemasangan membutuhkan tenaga lebih.

Berat Decking WPC

Decking WPC cenderung memiliki bobot yang lebih ringan dibandingkan kayu solid dengan ukuran yang sama, terutama pada tipe hollow (berongga). Hal ini memudahkan proses instalasi dan mengurangi beban struktur bangunan. Dalam perbandingan WPC vs Decking Solid, WPC lebih praktis untuk proyek dengan keterbatasan beban.

5. Perbandingan Harga Decking Kayu dan Decking WPC

Harga Decking Kayu Solid

Harga decking kayu solid relatif lebih mahal, terutama untuk jenis kayu kelas atas. Biaya tersebut sebanding dengan kualitas, kekuatan, serta nilai estetika yang ditawarkan. 

Selain harga material, perlu diperhitungkan juga biaya perawatan jangka panjang seperti coating, pelapisan ulang, dan perlindungan anti rayap.

Harga Decking WPC

Decking WPC umumnya memiliki harga awal yang lebih terjangkau atau setara dengan kayu kelas menengah. 

Keunggulan utamanya terletak pada biaya perawatan yang rendah karena tidak memerlukan finishing rutin. Dalam Perbandingan Decking kayu dan WPC, WPC sering dianggap lebih ekonomis untuk penggunaan jangka panjang.

Decking Kayu atau PC?

Perbandingan Decking Kayu dan WPC

Baik decking kayu solid maupun decking WPC memiliki keunggulan masing-masing. Jika Anda mengutamakan tampilan alami, nilai estetika tinggi, dan kesan premium, decking kayu solid adalah pilihan tepat. 

Namun, jika Anda menginginkan material yang praktis, minim perawatan, dan stabil untuk jangka panjang, decking WPC bisa menjadi solusi ideal.

Jadi, tertarik menggunakan Decking bahan mana?


Posting Komentar untuk "5 Perbandingan Decking kayu dan WPC, Simak disini!"